Sejarah PSMTI | Taman Budaya Tionghoa | Bisnis / Iklan | Hukum | Fasilitas | Berita | Forum | Contact Us

Program Kerja

PROGRAM KERJA

PAGUYUBAN SOSIAL MARGA TIONGHOA INDONESIA

PERIODE 2009 – 2013

I.               UMUM

Dalam rangka melaksanakan Visi Misi sesuai AD ART PSMTI perlu disusun Program umum PSMTI.

II.              MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dari Program ini adalah menetapkan Sikap dan Garis-garis Besar Program untuk Periode 2009 – 2013 dengan tujuan sebagai pedoman bagi Pengurus PSMTI di tiap tingkatan dalam melaksanakan kegiatan Periode 2009 – 2013.

III.            POKOK-POKOK PROGRAM

  1. Bidang Organisasi
    1. Mensosialisasikan PSMTI agar lebih dikenal di kalangan warga Tionghoa dan masyarakat Indonesia.
    2. Memantapkan Pengurus di tingkat Pusat, maupun Daerah sesuai ketentuan.
    3. Menyelenggarakan Kepemimpinan, Administrasi Organisasi secara demokratis, proporsional, transparan dan dapat dipertanggung jawabkan.
    4. Menyelenggarakan pencatatan sejarah perkembangan organisasi.
    5. Mengembangkan organisasi agar eksis di semua Ibukota Provinsi, dan memiliki afiliasi atau perwakilan di semua Kabupaten/ Kota/ Kecamatan/ Distrik dimana terdapat Keluarga masyarakat Tionghoa.
    6. Meningkatkan kualitas Buletin baik penampilan maupun materi sebagai sarana sosialisasi Visi Misi dan program PSMTI serta sarana komunikasi antar Pengurus PSMTI. Menyarankan agar Buletin dikelola secara lebih profesional.
    7. Melakukan komunikasi dengan organisasi Tionghoa atau sejenisnya dan organisasi sosial di negara-negara lain.
    8. Memperbaiki dan menyempurnakan data base keanggotaan dan database lainnya serta website PSMTI.
  2. Bidang Sosial
    1. Mendorong cabang-cabang PSMTI untuk melakukan kegiatan sosial pada momen tertentu untuk masyarakat umum di sekitarnya dalam rangka menimbulkan rasa senasib sepenanggungan dimana Cabang PSMTI itu berada.
    2. Mengkoordinasikan dukungan semua Cabang PSMTI bila terjadi bencana alam dan kerusuhan di suatu tempat dengan ketentuan sebagai berikut :
      1. Bencana dan kerusuhan tingkat Nasional dikoordinasikan oleh Pengurus Pusat.
      2. Bencana tingkat lokal dikoordinasikan oleh Pengurus PSMTI terdekat.
    3. Memberi bantuan kepada sesama suku Tionghoa dan masyarakat yang terkena musibah, teraniaya atau layak dibantu.
    4. Mengupayakan pendirian Panti Asuhan dan Panti Jompo di daerah masing-masing.
    5. Melakukan kerjasama dengan rumah sakit yang terdekat dengan cabang PSMTI setempat untuk membantu meringankan beban warga yang kurang mampu dalam bidang pengobatan dan kesehatan.
  3. Bidang Budaya
    1. Mengembangkan budaya Tionghoa di Indonesia yang meliputi kesenian, olahraga, bahasa dan tradisi lainnya dalam rangka memperkaya khasanah budaya nasional Indonesia.
    2. Menciptakan/ merancang pakaian adat dan pernikahan Tionghoa untuk upacara yang sesuai.
    3. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kesenian dan budaya pada hari-hari besar masyarakat Tionghoa.
    4. Menerbitkan sertifikat Marga/ Nama Tionghoa bagi yang membutuhkan.
    5. Membantu menyusun silsilah keluarga bagi anggota PSMTI dengan software yang telah dirancang.
    6. Memperjuangkan masuknya pengetahuan Budaya suku Tionghoa Indonesia dalam kurikulum sekolah.
  4. Bidang Usaha
    1. Mencari donatur yang ikhlas dan tidak mengikat.
    2. Menciptakan dan mengembangkan usaha-usaha mandiri yang sah untuk mendukung kebutuhan biaya operasional organisasi.
    3. Mendirikan usaha koperasi di setiap cabang PSMTI di daerah.
    4. Melakukan kegiatan-kegiatan seperti Malam Amal, Bazaar, Pertunjukan Kesenian dan lain-lain untuk memperoleh dana.
    5. Menggiatkan penarikan iuran anggota.
    6. Mencari iklan untuk mendapatkan dana yang diperlukan untuk Buletin PSMTI dengan :
      1. Meningkatkan pemasangan iklan.
      2. Meningkatkan sirkulasi pelanggan Buletin, setiap cabang hanya mendapat satu buah buku Buletin gratis.
    7. Membantu terciptanya iklim usaha yang sehat.
  5. Bidang Hukum
    1. Mengupayakan dihapuskannya semua peraturan perundang-undangan yang diskriminatif.
    2. Memberi dukungan dan masukan dalam pembuatan juklak/ PP UU Anti-diskriminasi.
    3. Memberi bantuan hukum kepada warga Tionghoa berkaitan dengan penyelesaian permasalahan kewarganegaraan Republik Indonesia.
    4. Memberikan bantuan hukum kepada warga Tionghoa yang membutuhkan.
    5. Menuntaskan dan memantapkan penghapusan SBKRI.
    6. Upaya pengembalian aset milik masyarakat Tionghoa yang diamankan terutama yang terjadi pada tahun 1960an.
  6. Pembangunan Taman Budaya Tionghoa Indonesia
    1. Menyelesaikan Pembangunan Museum Budaya Tionghoa Indonesia di TMII, sesuai jadwal yang ditentukan.
    2. Mengisi dengan materi yang berkaitan dengan sejarah dan perjuangan serta sumbangsihnya masyarakat Tionghoa pada negara dan Bangsa Indonesia.
    3. Mengkoordinir penggalangan dana dari seluruh masyarakat Tionghoa di daerahnya masing-masing dalam mewujudkan Taman Budaya Tionghoa Indonesia dengan cara yang akan ditetapkan.
  7. Bidang Kemasyarakatan
    1. Meningkatkan kesadaran bermasyarakat, ber-Bangsa dan ber-Negara Indonesia bagi masyarakat Tionghoa.
    2. Meningkatkan koordinasi dengan pejabat pemerintah yang terkait untuk membahas berbagai hal yang menyangkut kepentingan masyarakat Tionghoa.
    3. Mempererat tali silahturahmi dengan etnis dan golongan lain sesama Bangsa Indonesia.
    4. Mensosialisasikan kesadaran politik dan hal-hak sipil suku Tionghoa Warga Negara Indonesia melalui berbagai sarana seperti Media, Televisi, Tatap Muka dan lain-lain.
    5. Mendorong suku Tionghoa untuk menekuni profesi lain seperti menjadi Pegawai Negeri, TNI/Polri, Politisi dan lain-lain.
    6. Membangun kesadaran generasi muda Tionghoa Indonesia untuk mengembangkan identitas Tionghoa Indonesia yang merupakan bagian dari Bangsa Indonesia.
    7. Mengembangkan pemberdayaan perempuan Tionghoa Indonesia untuk mengakomodasikan isu-isu perempuan khususnya.
  8. Bidang Pendidikan
    1. Mendorong membuka sekolah/ kursus bahasa Mandarin di Kota-kota untuk meningkatkan kemampuan mengoperasikan komputer program bahasa Mandarin dan lain-lain.
    2. Mendorong dan mengkoordinasikan kebutuhan bahan ajaran dan guru bahasa Mandarin di daerah yang memerlukan.
    3. Mengupayakan beasiswa bagi warga Tionghoa yang berprestasi namun tidak mampu.
    4. Mengupayakan kerjasama dengan Badan Koordinasi Pendidikan bahasa Tionghoa atau yang sejenisnya.
    5. Mendorong gerakan Orang Tua Asuh di kalangan warga Tionghoa.

IV.           PENUTUP

Demikian Program Umum PSMTI Periode 2009 – 2013, semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi upaya kita berbakti pada Negara dan Bangsa Indonesia.

Tanda tangan pengurus